
Satu per satu telah pergi. Kini aku sendiri merasakan sepi. Ingatan pada kedua orang tuaku kembali lagi. Kerinduanku begitu dalam pada mereka yang selalu mengisi indah hari-hariku. Aku hanya dapat berpasrah pada Allah SWT. Semoga Engkau memberikanku kekuatan di dalam hidupku. Amin.
Hari ini begitu melelahkan. Lebaran jatuh di hari minggu, sedangkan aku membuat ketupat di hari jumat. Terlalu cepat memang, tetapi ini kulakukan karena kakak dan abang akan pergi kerumah mertua mereka di hari Jumat malam. Oleh karena itu kami memasak hari ini, agar mereka dapat membantuku.
Yaaaa memang melelahkan. Aku memasak dari pagi hingga sore. Menu untuk lebaran kali ino adalah Ketupat dengan Sambel Godok dan Semur daging. Hhhmmmmm lezaaaat rasanya... ^_^
Sehabis berbuka puasa, aku beres-beres rumah agar tidak terlalu kotor. Kedua abangku yang kembar sedang pergi menghadiri undangan buka puasa. Kakak dan suaminya beres pakaian yang akan dibawa untuk mudik. Lagi-lagi rumah terasa sepi. Ku telepon rezza agar segera datang menemaniku. Setelah rezza datang, kami pun berkeliling sebentar dengan sepeda motor. Sesampainya di di depan jalan menuju rumah, kulihat salah satu abangku yang kembar sudah pergi menuju rumah mertuanya. Kulambaikan tangan tanda perpisahan di hari itu.
Waktu menunjukan pukul 11.30 PM. Kuberdiri di depan pintu rumah sambil memberikan kecupan ringan pada para keponakan. Jumat malam kakak bersama suami dan anaknya mudik ke Bandung. Tempat dimana suaminya dibesarkan. Rasanya sedih yang bercampur kerinduan. Sejujurnya aku rindu suasana ramai saat kedua orang tuaku masih ada. Akan tetapi itu sudah tidak mungkin. Saat kerinduan melanda, aku hanya dapat mendoakan yang terbaik untuk Almarhum Kedua orang tuaku. Aku disini akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik karena kalian. Takkan kulupa pesan kalian semasa hidup. I Love U Full.....